29/07/2026
Serpih kayu standar merupakan bahan baku utama untuk pembuatan bubur kertas dan kertas. Dibentuk dengan cara memotong batang kayu, ranting, serta sisa potongan papan menggunakan mesin pencacah kayu, sehingga ukurannya seragam dan minim kotoran.
Serpih kayu yang beraturan dapat memastikan penyerapan bahan kimia merata selama proses perebusan, mencegah serpih kayu tidak matang atau hangus, serta menjaga kualitas bubur kertas stabil. Bahan yang diproses secara alur produksi tidak mudah menyumbat peralatan pembuatan bubur kertas, sehingga efisiensi produksi pabrik meningkat secara signifikan.
Limbah hutan dapat diolah secara maksimal sebagai pengganti batang kayu utuh yang harganya mahal, sehingga biaya pembelian bahan baku pabrik kertas berkurang drastis. Selain itu, limbah dapat diubah menjadi sumber daya bernilai, mengurangi pencemaran limbah kayu, serta sejalan dengan kebutuhan pengelolaan hutan sirkular dan produksi ramah lingkungan.
Serpih kayu hasil olahan dapat diolah menjadi bubur kimia, bubur kimia-mekanis, dan bubur mekanis, yang digunakan untuk memproduksi berbagai jenis kertas seperti kertas tisu, kertas cetak, kardus kemasan, dan kertas kraft. Sisa ampas bubur yang tersisa juga dapat dijadikan bahan bakar biomassa untuk memenuhi kebutuhan energi pabrik secara mandiri.